Penggunaan Media Virtual Lab Berbasis PhET Dalam Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bentuk dan Perubahan Energi Pada Siswa Kelas V SDN 1 Pandan Sari
DOI:
https://doi.org/10.30599/rz5z6s04Keywords:
virtual lab, PhET, ipas, pemahaman konsep energi, quasi eksperimenAbstract
Capaian pemahaman konsep dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar, khususnya pada materi bentuk dan perubahan energi yang bersifat abstrak, masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan segera. Pola pembelajaran yang terlalu bertumpu pada metode ceramah guru terbukti menekan keterlibatan aktif siswa dan melahirkan berbagai miskonsepsi yang sulit dihilangkan. Studi ini dirancang untuk menilai efektivitas media Virtual Lab berbasis Physics Education Technology (PhET) dalam mendukung penguasaan konsep energi siswa kelas V SDN 1 Pandan Sari. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen model satu kelompok pretest-posttest, melibatkan 30 siswa yang ditetapkan melalui total sampling. Instrumen berupa tes pilihan ganda 20 butir soal, dengan analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, uji beda dua rata-rata berpasangan, serta uji beda dua rata-rata independen melalui SPSS 24. Rerata nilai mengalami lonjakan signifikan dari 31,33 saat pretest menjadi 81,50 saat posttest. Uji beda berpasangan menunjukkan probabilitas 0,000 (< 0,05), yang memvalidasi kebermaknaan peningkatan tersebut secara statistik. Uji beda independen turut mengonfirmasi adanya perbedaan nyata antar kelompok. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa media Virtual Lab PhET secara signifikan mampu meningkatkan penguasaan konsep bentuk dan perubahan energi dalam pembelajaran IPAS.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yurike Fransiska, Kukuh Maulana Alfathan, Abdilah Rosyidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





