Disfemisme Pada Acara Talkshow Indonesia Lawyers Club Episode “Setelah Mk, Giliran Kpu Usaha Menyelamatkan Gibran”
DOI:
https://doi.org/10.30599/0kxdtb82Keywords:
disfemisme, tipe, fungsi.Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ungkapan yang dianggap kasar
dan bernilai merendahkan. Salah satunya adalah acara talkshow Indonesia
Lawyers Club episode “setelah MK, giliran KPU usaha menyelamatkan Gibran”
yang tayang pada 7 Desember 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui tipe satuan ekspresi dan fungsi dari disfemisme. Metode yang
digunakan adalah metode kualitatif, dengan data berupa seluruh percakapan
pada acara Indonesia lawyers club. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini adalah bentuk kata, frasa maupun kalimat yang berdisfemisme pada acara
talkshow Indonesia Lawyers Club. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini dilakukan dengan observasi (pengamatan) dan dokumentasi. Sedangkan
teknik analisis datanya dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan 3 tipe satuan ekspresi
dan 8 fungsi dari disfemisme. Adapun 3 tipe satuan ekspresi disfemisme yaitu,
satuan ekspresi untuk menggantikan kata yang lain, satuan ekspresi figuratif
bentuk ungkapan ironi dan satuan ekspresi figuratif bentuk ungkapan ironi.
Sedangkan 8 fungsi disfemismenya yaitu, 1) untuk mengejek, menghina,
2) menunjukkan kemarahan, 3) untuk memperingatkan, 4) menunjukkan rasa
tidak suka, 5) menunjukkan bukti,6) menyampaikan informasi,7) untuk
menuduh, 8) untuk mengkritik.




