Kesalahan Pengucapan Diftong dan Deret Vokal dalam Vlog 'Satwa Istana Bogor' Presiden Jokowi
DOI:
https://doi.org/10.30599/qbzk7484Keywords:
Diftong, Deret vokal, Kesalahan fonetikAbstract
Studi ini menganalisis kesalahan dalam pengucapan diftong dan deret vokal pada vlog Satwa di Istana Bogor oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Menggunakan metode simak dan penelitian deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi contoh spesifik di mana pengucapan diftong dan vokal menyimpang dari pengucapan bahasa Indonesia standar. Faktor-faktor seperti berbicara cepat, aksen regional, dan konteks informal diperiksa untuk memahami pengaruhnya terhadap kejelasan dalam bahasa lisan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun komunikasi Jokowi secara umum efektif, beberapa kesalahan fonetik dapat memengaruhi pemahaman audiens. Penelitian ini berperan dalam meningkatkan pemahaman terhadap karakteristik tuturan dalam komunikasi publik, khususnya dalam konteks informal.




