Efektivitas Pemberian Punishment Dalam Meningkatkan Intensitas Shalat Berjamaah Shubuh Pada Mahasiswa Di Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.30599/12z4yv73Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan hukuman dalam meningkatkan intensitas perilaku makmum muwafiq pada pelaksanaan shalat Subuh berjamaah di kalangan mahasantri Pondok Pesantren Masjid Agung Jami' Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain One-Group Time-Series Design . Sebanyak 25 mahasantri dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria keterlambatan dalam mengikuti shalat Subuh berjamaah. Intervensi berupa hukuman yang diberikan secara konsisten kepada mahasantri yang tidak memenuhi kriteria makmum muwafiq . Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan serta Wilcoxon Signed Rank Test . Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada intensitas perilaku setelah intervensi, ditunjukkan oleh perbedaan rata-rata sebelum (M = 37,28, SD = 7,87) dan sesudah intervensi (M = 43,68, SD = 4,96), t(24) = 6,411, p < 0,001, dengan ukuran efek besar (d = 0,97). Analisis Wilcoxon Signed Rank Test juga menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = 4,119, p = 0,001), dengan 22 dari 25 partisipan mengalami peningkatan perilaku. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan hukuman secara konsisten efektif meningkatkan kedisiplinan perilaku makmum muwafiq dalam shalat berjamaah. Penelitian ini memperkuat relevansi Teori Operant Conditioning dalam konteks pendidikan Islam serta menawarkan strategi modifikasi perilaku yang dapat diterapkan dalam pelatihan ibadah di lingkungan pesantren.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naya Nazhifa Firdausi, Muhammad Raihan Naufal Ash Shidiqy, Muhammad Jamaluddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




