Teknik 3M dalam Metode Praktis Usmani untuk Meningkatkan Kefasihan Membaca Al-Qur’an Santri
DOI:
https://doi.org/10.30599/qb9kb173Keywords:
Usmani Method, 3M Technique, Qur’anic Reading, Fluency, LearningAbstract
Kemampuan membaca Al-Qur’an secara fasih merupakan kompetensi penting dalam pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan berbagai kendala, seperti ketidaktepatan makhraj, ketidakstabilan pelafalan harakat, serta rendahnya penguasaan tajwid dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknik 3M (mecucu, meringis, dan mangap) dalam Metode Praktis Usmani untuk meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Nurul Huda Tanah Merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik 3M melalui demonstrasi, praktik terbimbing, dan pembiasaan membaca secara berulang mampu membantu santri meningkatkan ketepatan makhraj, pelafalan harakat, dan penguasaan tajwid dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan artikulatif-kinestetik melalui teknik 3M dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an santri pemula di lingkungan pesantren serta dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran Al-Qur’an yang lebih interaktif dan aplikatif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Saifudin Zuhri, Ahmad Sodikin, Sholeh Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




